Saya ingin mencapai 70 Kg

Posts tagged ‘bahasa’

Bahasa menjadi masalah tenaga kerja Indonesia

Di negara sendiri, jumlah kuwaiti tidak lebih banyak dari pencari dinar dari luar negeri (baca:expatriat). Yang mendominasi expatriat disini adalah India, bangladesh, pakistan, mesir. Indonesia sedikit, itu pun bekerja di rumah. Banyak yang masih baru seperti saya, ada juga yang sudah belasan tahun mengeruk dinar di sini sampai mukenye berubah jadi onta.


Expatriat yang bekerja disini tidak harus adalah yang memiliki skill terbaik di negaranya dan tidak selalu mendapatkan pekerjaan yang wah disini (bandingkan dengan expat di Indonesia yang skillnya segitu, tapi gajinya lebih banyak). Ada supir, salesman, programmer, dokter, pengacara, pendeta, pedagang kaki lima, dll. Hampir semua jenis pekerjaan dilakoni oleh expatriat di Kuwait. Oleh sebab itu, saya jarang sekali berhadapan langsung dengan orang kuwait asli kecuali bos.

3 analisa sederhana yang saya peroleh dari teman-teman disini mengapa orang kuwait lebih suka mempekerjakan expatriat dibandingkan orang kuwait sendiri:
1. Gaji lebih murah.
2. Kemauan bekerja lebih besar.
3. Lebih patuh
(more…)

Advertisements

Tag Cloud