Saya ingin mencapai 70 Kg

Beli Kabel di Kuwait City
Karena gw udah beli kartu buat nonton Euro semahal ** KD (lagi ga mau pamer ah..) , akhirnya malam kemarin lusa gw ga bisa internetan. Loh kok bisa?

Jadi colokan listrik di kamar gw cuman 1, pake kabel ekstension, jadinya ada 2 colokan. Sedangkan gw butuh minimal 3 colokan jika ingin menyalakan TV, Receiver & Laptop. Begitulah..

Akhirnya, sore kemarin gw pergi ke Kuwait City sepulang kantor mencari-cari kabel ekstension (bener ga sih istilahnya?). Dan akhirnya dapat yang 2 KD, mahal sih, tapi sudah lebih murah dari toko elektronik deket kantor: 4.5 KD.

Naik Taxi
Sepulangnya dari sana, capek dong. Dan sudah jam7an. Wadaw! Spain vs. Rusia ga boleh kelewatan doong. Akhirnya gw nyetop Taksi yang supirnya lagi-lagi bangladeshi. Kalau masih bangladeshi, masih berani karena menurut beberapa rekan di Kuwait, yang agak banyak homonya berbahaya itu orang Mesir.

Di perjalanan, sang pengendara hitam ini ngomel-ngomel. Tapi bukan sama gw, melainkan ngomelin perempuan yang suaranya kedengeran dari loudspeaker nokia milik pengendara tersebut. Bawa taksi kagak ngebut, tapi cara bicaranya ngebut-but. brmm.. brmm.. wooaing..

Ke mere mere kete sembele kete aca aca nehi nehi

kya hi la tike amita bachan bachan minta bacan tike kerehe sunjahe

kira-kira seperti itulah..

Bangladesh 3 – 1 Indonesia
Di tengah perjalanan, ada 2 orang bujang bangladesh berusaha nyetop taksi ini. Dan si supir ini pun meminggirkan mobilnya ke kanan, mengangkut kedua bujang bangladesh tersebut. Dan si supir pun ngobrol-ngobrol sama 2 bujang ini. Pake bahasa sembelekete seperti diatas, ngebut pula ngomongnya.

*Heiiks!*

Sepanjang perjalanan gw hanya bisa waspada kalau-kalau bujang di belakang gw melakukan kekerasan, disertai dengan memanjatkan do’a meminta perlindungan agar tiba di rumah dengan selamat dan spanyol bisa menang.

Ente Kuria?

Lah, bujang yang paling kurus tiba-tiba nanya apakah gw orang Korea atau bukan. Gw jawab saja dengan bangga:

I’m Indonesi

Mereka agak kaget kayaknya. Mereka pikir gw orang Korea, Cina, Vietnam atau Filipina. Apa mata gw sesipit itu ya?

Advertisements

Comments on: "Naik Taksi bareng Bangladeshi demi Euro 2008" (2)

  1. […] kita tumpangi bisa tiba2 ditambahi penumpang lain di jalan seperti pengalaman Andra yg ditulisnya di sini. Beberapa hari yg lalu, sempat juga mengalami pengalaman yg mirip ketika pulang bareng Didats naik […]

  2. […] kita tumpangi bisa tiba2 ditambahi penumpang lain di jalan seperti pengalaman Andra yg ditulisnya di sini. Beberapa hari yg lalu, sempat juga mengalami pengalaman yg mirip ketika pulang bareng Didats naik […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: