Saya ingin mencapai 70 Kg

Archive for July, 2007

True Friend Test juga..

Leaderboard
Create your own Friend Test here

Advertisements

Sidang pembantaian, Revisi bertebaran

Yaah.. begitulah nasibku setelah disidang pak Stef dan pak Yugo, which is (pinjem, mit) adalah dosen-dosen DAA.
dan itu gw juga baru nyadar pas sidang, sehingga gw gak belajar DAA dulu sebelumnya.

pas ditanya pak Stef: “Apa itu NP? Apa bedanya dengan NP-Complete?”
gw cuma bisa bilang bahwa NP-Complete itu yang paling susah di kelas NP. tapi gw sendiri gak tahu maksudnya Non-deterministic polinomial itu apa. gw klaim di laporan bahwa TSP itu adalah NP-Hard, ternyata NP-Complete juga.

pas ditanya pak Yugo: “Kira-kira apa kata kuncinya, kok TSP itu digolongkan ke kelas NP”
Untung gw sempet keluar kata: Kombinatorial. walaupun lebih tepat lagi kata kuncinya adalah exponential.

Revisi pun bertebaran
Revisi yang diminta Pak Stef kebanyakan adalah masalah sumber, Daftar pustaka, klaim-klaim, dsb.
Sedangkan pak Yugo, masalah typo: spasi, font size, page number, dsb.
Banyak banget!!!!
hehehe sebenernya gw gak boleh kaget. toh, ibu Bela sebenernya belum pernah revisi laporan gw, jadi hal ini sudah bisa gw duga.
gw juga ngerjainnya buru-buru, banyak salah ketik, metodenya pun salah, percobaannya terlalu sedikit, ininya, itunya dan lain-lain.
tapi tetep aja banyak banget.

setelah gw periksa. ternyata LEBIH DARI 50% LAPORAN GW DICORET-CORET.
kayaknya gw lagi dikerjain nih.

Inikah rasanya? -menghadapi Sidang TA-

Sidang TA/ Sidang Skripsi (??) / Sidang Sarjana atau apalah.
Adalah sidang yang menentukan masa depan seorang mahasiswa/i selanjutnya.
apakah dia layak keluar dengan gelar sarjana, ataukah masih harus menunggu.
Tapi dari dulu gw nonton sidang TA kok ga ada yang pernah gagal ya?
Apakah sidang ini berarti sidang TA hanyalah formalitas belaka..??
Gak lah. ya pastinya dosen pembimbing TA memeriksa terlebih dahulu anak didiknya apakah layak untuk maju sidang, makanya banyak sekali terjadi yang namanya revisi oleh mahasiswa terhadap laporan TA-nya apabila dosen pembimbing merasa masih ada yang perlu diperbaiki dalam laporan TA si anak.

Implementasi Genetic Algorithm dan A* untuk menyelesaikan Unique Navigation Objective pada Project Hoshimi 2007
yahh… keren gak judulnya?
Artificial Intelligence gitu deh. Kelihatannya keren kan..??
Iya sih kelihatannya begitu keren. tapi gak segitunya sebenernya. karena gw cuma implementasikan algoritma yang sudah ada dan mudah banget. yaa… cupu banget lah sebenernya.
kalau pembimbing gw adalah pak Rahmat, mungkin ini cuman 10% dari TA kaleee..!

Kok begini ya rasanya?
Sama sekali kurang deg-degan nih.. padahal jantung gw sehat-sehat aja.
WOI! deg-degan dikit dong, tung !
masa’ besok siang gw mau sidang dan belum bikin slide
eh… gw malah sempet2nya ngeblog.

dodol!

Andra mau ngenalin Singleton

Kebanyakan aplikasi web memakai database. Untuk apa? Menyimpan status-status dan menyediakan titik akses yang global.

Selain database, (jika kita tidak mau install database) adalah XML. Yaitu file-file yang menyimpan status-status yang direpresentasikan melalui struktur XML. Nah, kalau misalnya pake XML agak ribet menurut gw. Lo perlu menentukan struktur kek gimana yang sesuai untuk merepresentasikan status (misalnya) object yang lo bikin. Udah gitu,, mesti ada proses parsingnya lagi.

Sebagai alternatif, beberapa bulan yang lalu gw ketemu sebuah pattern yang lebih asik lagi. Jadi beginiā€¦ kita bikin beberapa object yang hidup terus selamanya, dan bisa diakses terus-terusan. So statusnya juga gak perlu disimpan/restore..

Kenapa lebih baik? Karena langsung simpan/akses ke memory. Sangat OOP!

Secara teknis, lo membuat sebuah kelas, dimana didalam kelas tersebut terdapat static properties yang tipe datanya adalah Kelas itu sendiri.

Misalnya, gw mau buat sebuah kelas namanya SingletonObject dengan C#. jadinya kayak begini:

public class SingletonObject

{

private static SingletonObject instance;


public SingletonObject(){ }


public static SingletonObject Instance

{


get{


lock (syncLock)

{


if (instance == null)

{

instance = new
SingletonObject ();

}

}


return instance;

}

}

}

Contoh kodingan yang lain lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Singleton_pattern

Sekarang lo udah punya object yang nyala terus,

Object ini akan dibuat dan bisa diakses ketika lo manggil properti SingletonObject.Instance.

Nah, kodingan selanjutnya terserah anda. so.. kalau aplikasi web yang sederhana gak punya database, plisss pake singleton aja biar cepett.

Ketika konsentrasi ini pecah, ngeblog jalan terus…

Sepertinya gw berdiri di tengah jalan tanpa hambatan, juga tanpa pembatas.
mau maju ke sana salah ke sini apalagi.
tapi kok masih bisa ngeblog ya ditengah-tengah jalanan? edan!

TA gw harusnya udah kelar.

Pagi ini gw dateng ke ruangan Bu Bela dengan membawa segepok kertas bertuliskan:
“Laporan Tugas Akhir”

Dan akhirnya segepok kertas itu sampai pula di tangan ibu Bela. langsung saja ibu Bela bertanya:
“Saya tanda tangan dimana?”

hehehe.. tapi gw bilang :
“apa ga direvisi dulu, bu?”

Ketika film Indonesia

pas Tubewalking malam2, gw ketemu film ini nih..
ada 12 bagian @ 10 menit.












udah gw tonton semua ampe abis.. berarti gw udah ngabisin 2 jam nonton ini dari jam 1 pagi.
yah.. lumayanlah buat selingan TA

Tag Cloud