Andra & my Backbone

Estafet: 6 programmer x 4 jam sehari

Posted in Web & Internet by Andra on May 27, 2008

Kalau Soekarno pernah berkata demikian:

Berikan aku 10 pemuda, nescaya akan ku goncang dunia!”

Saya sedang berpikir demikian:

Berikan aku 6 programmer, nescaya akan ku goncang dunia!”

Angka 6 itu diambil dari 24 / 4. Dan setiap programmer tersebut saya kumpulkan dari 6 tempat berbeda yang memiliki perbedaan time-zone sebesar 4 jam. Contoh: Jakarta, Jabriya, Cape Verde, Silicon Valley, Samoa & New Caledonia. ke-6 orang itu akan melakukan pekerjaan yang sama dengan standar yang sama. Masing-masing bekerja 4 jam sehari secara estafet.

menariknya ide saya ini adalah:

  1. Programmer bekerja cuman 4 jam sehari, tapi
  2. Project dikerjakan non-stop

:D AHAHA! of course it might be so flawed :D

Hayo siapa yang mau karyawannya kerja 4 jam sehari?
Karyawan bisa lebih kreatif dengan pikiran yang selalu segar (asli ini hanya opini gw sendiri, bukan fakta)

Di kantor-kantor kecil Jakarta yang rasio jumlah perbudakan proyek dan sumber daya semakin tidak seimbang, bukannya menambah budak karyawan eh malah tambah memperbudak menganjurkan lembur. Ya hal itulah yang saya dengar dari beberapa teman Jakarta.

Ah saya jadi teringat cerita teman saya yang mengabdi di salah satu Software Services Company yang ada di Jakarta, mereka pernah dihimbau dimotivasi dengan kalimat:

Work smarter. Work faster. And if needed, work longer.

Work longer?
Sering overtime di kantor bisa jadi membantu karir di perusahaan, tapi merusak kesehatan. Jadi bagian ini dilakukan seperlunya saja ya..

Ada konsep lagi yg namanya No One Day Delay. Akankah berhasil? Semoga iya. Tetapi beberapa ‘angka ajaib’ seperti disini mengatakan lebih dari setengah IT Project gagal. Wajarlah semua perusahaan selalu meyakinkan customer bahwa keterlambatan project mampu mereka atasi.

Dalam project yang waktunya selalu mepet cukup terbatas, bagaimana caranya agar pekerjaan tidak terlambat? Nah, dalam postingan ini gw mau sosialisasikan rumusan baru gw :D

Work standardized. Work faster. Work estafet.

Walaupun ide estafet ini sangat flawed, sebenarnya masih ide yang cukup menarik koq *narsis*.
6 programmer x 4 jam lebih baik dari 2 programmer x 12 jam
:D asli, pemikiran konyol ini sudah meracuni gw :D

Curhat sedikit tentang gambar diatas.
Aku mencari-cari gambar di Google dengan keyword ‘estafet’. Eh.. semua datang dari Indonesia loh. Ternyata istilah estafet ini hanya digunakan oleh kita untuk mengartikan Relay Race.

Catatan penting.
Saya bermaksud untuk mempublikasikan rumusan baru, bukan menyinggung siapa-siapa.

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. triaslama said, on May 27, 2008 at 11:35 pm

    “Ah saya jadi teringat cerita teman saya yang mengabdi di salah satu Software Services Company yang ada di Jakarta”
    He he he, istilahmu kok menyentuh banget, “mengabdi” ha ha..

    :D menyentuh apanya nih, tri :D

    “Work smarter. Work faster. And if needed, work longer VS. Work standardized. Work faster. Work estafet”
    Gue perlu tunggu nih mana yang lebih efektif, kita tunggu yang mana pemenangnya. Tapi memang kita harusnya nggak lembur kecuali kalau perlu.

    :D Itu kan cuma wacana, lagian ngumpulinnya susah, tri :D

  2. anthonysteven said, on May 28, 2008 at 2:10 am

    Wakakakak!

    NODD dikutip-kutip, software service company yang mana dra? Gak ditulis sekalian? khehehehehehe…..

    :D ntar gw malah ga bisa pulang ke Jakarta :D

    BTW, soal estafet g rasa overheadnya bakal gila bgt dra, karena ada proses transfer knowledge yg berat :P

    OK

    Keep the good posts!

    :D Iya sih, knowledge transfer akan menjadi masalah
    asumsikan saja SOP-nya sudah baku, to.
    Ahaha! HIDUP ASUMSI!
    cheers :D


Leave a Reply