Saya ingin mencapai 70 Kg

Budaya makan orang Cina.

Setiap suku memiliki budaya masing-masing dalam melakukan beberapa hal yang diatur dalam adat.
Contohnya gw. Sebagai orang batak asli, gw wajib memanggil sebutan ‘Tulang’ kepada saudara laki-laki nyokap, dan memanggil ‘Namboru’ kepada saudara perempuan bokap.
Dan setiap berkenalan dengan orang batak yang lain (terutama yang dari kampung), gw harus menyebutkan marga gw: Tambunan. Kalau kita ternyata gak satu marga, maka gw akan ditanyakan marga nyokap. Pokoknya cari tahu apakah gw dan dia punya relasi seperti apa. gw manggil dia apa, dan sebaliknya. Itu namanya tarombo dalam adat batak.

Balik ke judulnya.
mengenai makan siang, gw gak tahu pasti adat makan orang batak seperti apa. yang pasti Bokap dan Nyokap gw bakalan marah kalau makanan yang disediain gak habis atau disisain.

Nah, kebetulan gw lagi di kantor Rodamas untuk mengerjakan sesuatu.
Disini ada makan siang gratis, dan disediakan di ruang makan.
Dari tata cara penyajian makanan, cina banget. Ada puteran ditengah, jadi lauknya bisa keliling.
Menunya pun 4 sehat. ada nasi, lauk, sayur dan buah.
Sepertinya sih prasmanan, tapi per meja.
Yaitu jika ada sekitar 6 orang dalam 1 meja, maka makanan akan disediakan.
Kalau jumlahnya masih kurang, maka akan digabungkan dengan meja yang lain.

Gw pun mulai comot dari masing-masing makanan yang ada.
Dan gw persilakan yang lain untuk mengambil.
Karena gw juga anak baru disini, jadi gw masih belum berani nambah. gengsi dong.
Tapi gw ngiler juga ngelihat perkedel tinggal satu.
Gw comot aja.
Terus ada lagi sayuran tinggal dikit.
Gw abisin aja.
Sesuai dong dengan ajaran bonyok gw: pantang makanan gag diabisin.
Tapi ternyata gw salah, ajaran bonyok gw gag bisa diterapin disini.
Bos bos di kantor gw orang cina, manajer disini pun cina, supervisor gw pun cina.
Karena tata penyajian makanan pun cina, maka kita harus makan sesuai dengan aturan makan orang cina: Jangan dihabisin.
Gw dapet info dari Ridwan (orang cina juga) tentang budaya makan cina ini.

DUh ..! bertolak belakang banget yak.
Jadi malu ;p

Udah ah. Gw makan siang dulu ya..

Comments on: "Budaya makan orang Cina." (6)

  1. Refly Hadiwijaya said:

    Wah…
    dra, belum pernah makan bareng toto yah..? :D

  2. iya..bila kta masuk ke kandang lambu, kita mesti meng’moo’, bila kita msuk ke kandang kambing, kita mesti meng’embek’..ini smua perlu spaya kita lebih diterima, iya kan? hehe.

  3. apa2 aja..

  4. jangan merepek ini semua mengarup mana ada budaya makan orang cina bodoh apa!!!!!!!!!!!!!!!

  5. erm..may i just have the photos only?cauz its a project that i nid in folio…(dont ask much k?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: